Posts

Image
Malang, kota dengan beragam kisah Malang adalah sebuah daerah  yang memiliki struktur geografis yang unik. Kota ini memiliki benteng alam di keempat sisi arah mata angin. Di sebelah timur terdapat Pegunungan Tengger dan Semeru dengan Bromo sebagai puncak tertingginya.  Di sebelah selatan terdapat Pegunungan Kapur Selatan, dan dibaliknya membentang luas Samudra Hindia. Benteng Barat terdapat Gunung Kawi dan Gunung Kelud. Benteng Utara terdapat Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro. Maka menurut arkeolog UM, Bapak Dwi Cahyono, Malang ibarat sebuah mangkuk yang dikelilingi gunung – gunung. Sementara Dosen Sejarah UM, bapak Reza Hudiyanto menyebut Malang di era kolonial sebagai De Bergstad van Oost Java . Yang artinya kurang lebih kota yang dikelilingi gunung. Topografi Malang yang demikian itu tentu menarik untuk menjadikannya sebagai pusat pemerintahan. Dan hal ini telah berlangsung sejak (sejauh ini) masa kerajaan Hindu Budha. Dengan adanya prasasti Dinoyo dan Candi Badut....
Image
Malang, kota dengan beragam kisah Malang adalah sebuah daerah  yang memiliki struktur geografis yang unik. Kota ini memiliki benteng alam di keempat sisi arah mata angin. Di sebelah timur terdapat Pegunungan Tengger dan Semeru dengan Bromo sebagai puncak tertingginya.  Di sebelah selatan terdapat Pegunungan Kapur Selatan, dan dibaliknya membentang luas Samudra Hindia. Benteng Barat terdapat Gunung Kawi dan Gunung Kelud. Benteng Utara terdapat Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro. Maka menurut arkeolog UM, Bapak Dwi Cahyono, Malang ibarat sebuah mangkuk yang dikelilingi gunung – gunung. Sementara Dosen Sejarah UM, bapak Reza Hudiyanto menyebut Malang di era kolonial sebagai De Bergstad van Oost Java . Yang artinya kurang lebih kota yang dikelilingi gunung. Topografi Malang yang demikian itu tentu menarik untuk menjadikannya sebagai pusat pemerintahan. Dan hal ini telah berlangsung sejak (sejauh ini) masa kerajaan Hindu Budha. Dengan adanya prasasti Dinoyo dan Candi Badut....

Sejarah Desa........gampang - gampang susah

Image
Penulisan sejarah desa adalah hal yang paling rumit dalam sebuah historiografi. Secara wilayah desa merupakan sebuah wilayah administratif yang kecil. Namun kecilnya wilayah tidaklah menjamin kemudahan dalam proses historiografinya. Sejauh ini mungkin penulisan sejarah desa yang paling sukses adalah Desa Ngablak Kabupaten Pati dalam tahun 1869 dan 1929 karya D.H Burger. Burger mampu memberikan sebuah deskripsi yang cukup mendetail tentang aspek ekonomi dan sosial.  Burger berhasil mendapatkan arsip yang lengkap tentang desa Ngablak pada rentang tahun 1869 dam 1929. Sesuatu yang jarang terjadi di negeri ini. Di tengah rendahnya kesadaran tentang pentingnya sistem pengarsipan di negeri ini. Keberhasilannya mendapat arsip – arsip tentang aspek ekonomi, berapa luas tanah dan sebagainya pada era kolonial. Menjadi sesuatu yang luar biasa bagi sejarah bangsa ini. Penulisan sejarah desa dewasa ini umumnya memiliki sejumlah hambatan, antara lain sulitnya pencarian arsip desa tersebut....
Image
Pahlawan dan Pemberontak, sebuah pilihan perspektif Sejarah Indonesia sejauh ini senantiasa didominasi satu perspektif. Perspektif pemerintah itulah yang digunakan. Maka yang muncul adalah satu kata benar atau salah. Jika tidak benar maka salah dan sebaliknya. Sejarah tersebut tidak pernah memperhatikan sisi manusianya. Sejarah (saat ini)  senantiasa memberikan penghakiman tanpa pernah peduli pada sisi manusiawinya. Manusia memiliki kodrat untuk tidak sempurna, kecuali sang Nabi, yang memang dijaga dari dosa. Mereka memiliki alasan dalam berbuat segala sesuatu. Dan perbuatan tersebut memiliki intepretasi  yang bermacam – macam. Realita di lapangan menunjukkan jika pahlawan juga bukanlah figur yang sempurna. Banyak di antara mereka yang berasal dari lingkungan yang tidak sepenuhnya sempurna. Artinya tidak semua dari mereka memiliki background yang benar – benar baik. Tengoklah dari daerah perkebunan di kawasan Jawa Tengah. Para pahlawan atau orang – orang yang menggerakka...

Ku Klux Klan antara fiksi dan realita

Image
Ku Klux Klan adalah nama dari sebuah kelompok anti kulit hitam di Amerika Serikat. Penulis mengenal nama kelompok ini dari salah satu cerita novel Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle. Dalam novel tersebut disebutkan jika kelompok ini dalam melaksanakan terornya adalah dengan meletakkan lima biji jeruk di atas menu sarapan pagi calon korbannya. Dalam cerita fiksi tersebut, mengambil setting di Inggris, namun teror yang digunakan adalah metode yang digunakan anti kelompok hitam Ku Klux Klan saat di Amerika Serikat. Nama Ku Klux Klan kemudian terus terpatri dalam ingatan penulis, karena keunikannya tersebut. Nama ini kembali muncul kala penulis masuk ke perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Sejarah. Nah, pada saat menempuh sejarah Amerika kemudian muncul nama ini. Ku Klux Klan adalah kelompok anti kulit hitam yang muncul setelah meletusnya perang Sipil di Amerika Serikat.  Perang sipil sendiri adalah nama yang diberikan oleh sebagian sejarawan atas perang yang terjadi ...

Mengapa ada kesamaan???

Image
Danau Satonda Manusia cenderung arketipis dan paradigmatik itu yang disampaikan oleh Mircea Eliade, dalam bukunya Mitos Gerak Kembali yang Abadi. Apa itu arketipe ?? dalam kamus besar bahasa Indonesia Arketipe berarti model atau pola yg mula-mula, berdasarkan pola asal ini dibentuk atau dikembangkan hal yg baru; prototipe. Jika manusia senantiasa membuat segala sesuatu berdasar pola yang sudah ada, dan baru mengalami pengembangan. Gunung Tangkuban Perahu Itu artinya manusia memiliki kecenderungan untuk melakukan segala sesuatu mengikuti pola yang sudah ada. Namun tetap dengan sejumlah pengembangan, yang tidak merubah konsep awal dari pola tersebut. Artinya manusia memang memiliki kecenderungan meniru. Maka tidak heran muncul sejumlah cerita yang di lingkup dunia ini yang memiliki kesamaan dalam inti ceritanya.  Misalnya dengan adanya cerita Cinderella di Eropa, di Indonesia ada kisah Bawang Putih Bawang Merah. Di Jawa Barat ada kisah Sangkuriang dalam Legenda Gunung Tangkuban ...

Prasasti Sendang Gede

Image
Prasasti Sendang Gede terletak di Dusun Ngimbang, Desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.   Lokasi situs ini dikenal dengan nama Situs Ngimbang. Nama ini tertera pada papan penunjuk arah yang berada di sekitar lokasi. Prasasti ini terletak di sebelah barat pasar Ngimbang, sekitar ± 2 km. Dari tepi jalan tersebut kemudian belok ke arah utara sekitar 200 m, terdapat sebuah sendang yang cukup luas (sehingga penduduk sekitar menyebutnya Sendang Gede). Nah, Prasasti tersebut berada di belakang sendang tersebut (dilihat dari posisi sekarang). Lokasi prasasti ini juga berada di depan kompleks pemakaman umum Dusun Ngimbang. Lokasi ini tergolong masih in situ . Karena prasati ini dalam kondisi masih terpendam sepertiga dari ukuran sebenarnya. Prasasti Sendang Gede menurut Susanti (2010: 37) berbentuk stele berpuncak setengah lingkaran, prasasti ini juga memakai hiasan roset (ceplok bunga) di atasnya. Prasasti ini berbahan batu padas. Prasasticenderung mudah aus, meski bentu...

Be an Entrepeneur

            Indonesia, sebuah negara yang dikenal dengan slogan gemah ripah loh jinawi . Sebuah slogan yang sangat menarik, mengingat slogan ini menunjukkan tingkat kesejahteraan negara tersebut. Hanya saja sangat bertentangan dengan realita di lapangan. Negara ini pada kenyataannya belum mampu menyejahterakan penduduknya.             Sebuah anomali mengingat memang SDA di negeri ini tergolong melimpah. Apalagi mengingat negara ini terletak di kawasan tropis, yang bagi negara Barat kerap disebut surga dunia. Dan mengingat tentang legenda Atlantis yang oleh Prof Santos dilokalisir berada di Indonesia. Maka jadilah Indonesia (di masa lampau) sebagai (mungkin) the dream place .              Namun negara ini dewasa ini memang mengalami krisis multidimensi yang berkepanjangan (yang belum usai sampai sekarang). Salah satu k...

Intisari dari buku karya Jean Gelman Taylor “Kehidupan Sosial di Batavia” :

1.        Perempuan memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan sosial masyarakat Batavia era VOC hingga masa kolonial Belanda 2.        Kehidupan klan matriarkal dianut oleh masyarakat Batavia. 3.        Mobilitas sosial di lingkungan Batavia terjadi karena perkawinan 4.        Perempuan Belanda yang lahir di Batavia semuanya tidak mampu berbahasa Belanda. Sejak lahir mereka dibiasakan menjadikan Batavia sebagai tanah air mereka. 5.        Budak merupakan salah satu agen budaya. Merekalah yang mendidik anak – anak orang Belanda di Batavia. 6.        Masyarakat Belanda yang lahir di Batavia rata – rata mampu berbahasa Melayu, Portugis, namun tidak bisa berbahasa Belanda 7.        Masyarakat tersebut membentuk budaya baru yang biasa disebut budaya Indis (dalam hal bahasa, pa...